<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>British Council Indonesia &#187; Arts &amp; Creative Economy</title>
	<atom:link href="http://news.britishcouncil.or.id/tags/arts-creative-economy/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://news.britishcouncil.or.id</link>
	<description>Latest News and Updates</description>
	<lastBuildDate>Tue, 14 May 2013 06:54:29 +0000</lastBuildDate>
	<language>en-US</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Fashion Journalism Talk Show</title>
		<link>http://news.britishcouncil.or.id/2013/05/fashion-journalism-talkshow/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fashion-journalism-talkshow</link>
		<comments>http://news.britishcouncil.or.id/2013/05/fashion-journalism-talkshow/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 May 2013 03:26:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arts & Creativity]]></category>
		<category><![CDATA[News & Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Arts & Creative Economy]]></category>
		<category><![CDATA[Europe on Screen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://news.britishcouncil.or.id/?p=1943</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1944" alt="British Council Indonesia Fashion Journalism Talkshow" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2013/05/Fashion-Talkshow.jpg" width="600" height="900" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://news.britishcouncil.or.id/2013/05/fashion-journalism-talkshow/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Belajar Memetakan Isi Pikiran Bersama Eduartion</title>
		<link>http://news.britishcouncil.or.id/2013/04/belajar-memetakan-isi-pikiran-bersama-eduartion/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=belajar-memetakan-isi-pikiran-bersama-eduartion</link>
		<comments>http://news.britishcouncil.or.id/2013/04/belajar-memetakan-isi-pikiran-bersama-eduartion/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Apr 2013 03:42:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[Arts & Creative Economy]]></category>
		<category><![CDATA[British Council]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://news.britishcouncil.or.id/?p=1867</guid>
		<description><![CDATA[Kegiatan IYCE ( International Youth Creative Entrepreneur ) 2012 memang sudah lama selesai, namun program para peserta IYCE tidak berhenti sampai disitu. Seperti yang dilakukan oleh Erika Oktarini, founder dan art director dari Eduartion, sebuah studio yang merancang dan membuat media pembelajaran yang free, fun, dan sistematis bagi masyarakat, salah satu nya dengan Mind Map.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" alt="british-council-indonesia-arts-mind-map-2013-1" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2013/04/british-council-indonesia-arts-mind-map-2013-1.jpg" width="600" height="397" /></p>
<p>Kegiatan IYCE ( International Youth Creative Entrepreneur ) 2012 memang sudah lama selesai, namun program para peserta IYCE tidak berhenti sampai disitu. Seperti yang dilakukan oleh Erika Oktarini, founder dan art director dari Eduartion, sebuah studio yang merancang dan membuat media pembelajaran yang free, fun, dan sistematis bagi masyarakat, salah satu nya dengan Mind Map.</p>
<p><span id="more-1867"></span></p>
<p>Mind Map ini lah yang mengantarkan Erika Oktarini, atau lebih dikenal dengan Erika O, masuk dalam jajaran finalis IYCE 2012, dan IYCE lah yang mempertemukan Erika dengan Steve Taylor, ahli bisnis kreatif dari UK. Mentoring yang dilakukan dari semenjak karantina IYCE terus berlanjut hingga akhirnya kini Steve Taylor termasuk dalam Board of Director Eduartion.</p>
<p>Eduartion mempersembahkan Mind Map Untuk Indonesia #2, event yang sangat unik akan diselenggarakan tak hanya di Indonesia tapi juga di berbagai negara. Acara ini pun turut didukung oleh Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta.</p>
<p>Rangkaian event yang akan dimulai pada<strong> 7 – 13 April 2013</strong> di Matrik Ladang Belajar, Yogyakarta ini bertujuan untuk mendekatkan dunia pendidikan dengan dunia seni menggunakan teknik mind mapping dalam proses pembelajaran. Workshop gratis untuk para guru pun telah diselenggarakan, sebagai bagian dari rangkaian Mind Map Untuk Indonesia #2 dan memperoleh sambutan antusiasme yang sangat tinggi.</p>
<p><img class="aligncenter size-full wp-image-1869" alt="british-council-indonesia-arts-mind-map-2013-2" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2013/04/british-council-indonesia-arts-mind-map-2013-2.jpg" width="600" height="450" /></p>
<p>Selain itu akan ada Lomba Menggambar Mind Map dengan tema Lingkungan. Lomba Menggambar Mind Map akan diadakan pada tanggal 7 Maret 2013, dengan peserta yang dibagi dalam 3 kategori, yaitu kategori A untuk level sekolah dasar dan setingkatnya, kategori B untuk level sekolah menengah pertama dan setingkatnya, serta kategori C untuk level sekolah menengah atas dan setingkatnya.</p>
<p>Para peserta bebas menuangkan idenya dalam bentuk lukisan mind map berdasarkan narasi yang baru akan diberikan ketika lomba berlangsung. Pemenang akan diumumkan pada tanggal 13 April 2013.</p>
<p>Pameran Lukisan Mind Map akan menampilkan karya lukisan mind map terbaru yang unik, menyenangkan, dan mendidik, yang tidak hanya bersifat fungsional tapi juga bernilai seni tinggi. Pameran ini merupakan pameran lukisan mind map kedua.</p>
<p>Sesuai dengan visi dan misi Eduartion untuk memberikan sarana pembelajaran yang menyenangkan, gratis, dan sistematis bagi masyarakat, semua hasil karya dari Mind Map ini akan dikontribusikan kepada masyarakat.</p>
<p>Lukisan Mind Map bisa diunduh secara gratis melalui <a href="www.eduartion.com">www.eduartion.com</a>, dengan harapan siapapun bisa ikut belajar dengan cara yang fun dan sistematis. Event ini dipersembahkan khusus untuk dunia pendidikan di Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://news.britishcouncil.or.id/2013/04/belajar-memetakan-isi-pikiran-bersama-eduartion/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fashion Forward Market Entry – Internationalizing Your Brand</title>
		<link>http://news.britishcouncil.or.id/2013/02/fashion-forward-market-entry-internationalizing-your-brand/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=fashion-forward-market-entry-internationalizing-your-brand</link>
		<comments>http://news.britishcouncil.or.id/2013/02/fashion-forward-market-entry-internationalizing-your-brand/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 14 Feb 2013 03:12:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[News & Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Projects]]></category>
		<category><![CDATA[Arts & Creative Economy]]></category>
		<category><![CDATA[Fashion Forward]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Fashion Week]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://news.britishcouncil.or.id/?p=1623</guid>
		<description><![CDATA[Setelah sukses dengan Fashion Forward batch pertama, melanjutkan misinya untuk mengembangkan sektor dan professional, exhibiting fashion, program publik, riset dalam kultur dan fesyen, serta program pembangunan komunitas, program Fashion Forward memulai batch keduanya. Bertempat di kantor Femina, pada tanggal 4 – 8 Februari lalu Toby Meadows dan Sanjeev Davidson dari CFE London kembali hadir untuk]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/2013/02/fashion-forward-market-entry-internationalizing-your-brand/fashion-forward-2nd-1/" rel="attachment wp-att-1627"><img class="aligncenter size-full wp-image-1627" alt="Fashion Forward British Council" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2013/02/fashion-forward-2nd-1.jpg" width="600" height="450" /></a></p>
<p>Setelah sukses dengan Fashion Forward batch pertama, melanjutkan misinya untuk mengembangkan sektor dan professional, exhibiting fashion, program publik, riset dalam kultur dan fesyen, serta program pembangunan komunitas, program Fashion Forward memulai batch keduanya.</p>
<p>Bertempat di kantor Femina, pada tanggal 4 – 8 Februari lalu Toby Meadows dan Sanjeev Davidson dari CFE London kembali hadir untuk berbagi ilmu dengan 12 desainer terpilih. 12 desainer atau brand yang menarik perhatian dari Jakarta Fashion Week 2013 lalu.</p>
<p><span id="more-1623"></span></p>
<p>Dengan tema &#8216;Internationalizing Your Brand&#8217;, ke-12 desainer ini dibukakan mata nya akan peluang dan strategi untuk memasuki pasar internasional. Tentunya, beberapa dari desainer ini namanya sudah mulai dikenal di kancah fesyen internasional. Namun, program ini bertujuan untuk membuat para desainer ini semakin matang dalam hal konsep, branding, serta produksi, dan yang tak kalah penting dalam mengkomunikasikannya.</p>
<p><em>“Some of you are already great, visually, but this program is about how you guys can communicate that. The purpose is not to build you down, but build you up.”</em> ujar Toby Meadows di awal workshop.</p>
<p>Hari pertama lebih banyak diskusi mengenai penetrasi pasar internasional secara general, dan hari kedua pembahasan memasuki ke arah yang lebih detail. 12 desainer dibagi menjadi 2 kelas dan bergantian memasuki kelas Toby Meadows dan Sanjeev Davidson.</p>
<p>Toby menjelaskan lebih detail mengenai insight dari wholesale market atau B2B, production calendar serta selling tools yang wajib dimiliki oleh semua desainer.</p>
<p><em>“The most important selling tool is your product. It&#8217;s your job to create awesomeness.”</em> ujar Toby Meadows.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/2013/02/fashion-forward-market-entry-internationalizing-your-brand/fashion-forward-2nd-2/" rel="attachment wp-att-1628"><img class="aligncenter size-full wp-image-1628" alt="Fashion Forward British Council" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2013/02/fashion-forward-2nd-2.jpg" width="600" height="450" /></a></p>
<p>Sedangkan di kelas Sanjeev, masing – masing desainer dipertajam konsep dalam branding, positioning, dan pemasaran. Masing – masing desainer diminta untuk menggambarkan posisi mereka dalam perceptual maps.</p>
<p><em>“Make sure you define your position, so it&#8217;s easier to develop your brand, product, and price.”</em> pesan Sanjeev Davidson.</p>
<p>Tak ketinggalan, Sanjeev menjelaskan marketing communication tools dan membagi pengalamannya tersebut.</p>
<p><em>“After you have your brand, product, price, and customer profile, the next thing you need to do is communicate it!”</em> ujar Sanjeev sebelum menutup presentasinya.</p>
<p>Di hari ketiga dan keempat merupakan hari dimana masing – masing desainer harus mempresentasikan brand nya di hadapan Toby, Sanjeev, dan Femina. Di situ proses penggemblengan pun masih terus berlanjut.</p>
<p>Program Fashion Forward tak berhenti sampai di sini, karena program ini merupakan rangkaian dari Jakarta Fashion Week itu sendiri. Jadi, nantikan kisah selanjutnya dari Fashion Forward batch 2 ini!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://news.britishcouncil.or.id/2013/02/fashion-forward-market-entry-internationalizing-your-brand/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Keep Calm and Blog On!</title>
		<link>http://news.britishcouncil.or.id/2012/11/keep-calm-and-blog-on/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=keep-calm-and-blog-on</link>
		<comments>http://news.britishcouncil.or.id/2012/11/keep-calm-and-blog-on/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2012 04:09:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arts & Creativity]]></category>
		<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[News & Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Arts & Creative Economy]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Fashion Week]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://news.britishcouncil.or.id/?p=1536</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Setelah melewati tahap seleksi, fashion blogger terpilih diundang untuk menghadiri blogger workshop dengan Kristin Knox, fashion blogger UK terdepan saat ini, bersama dengan media undangan pada hari Kamis 8 November 2012 lalu. Pukul 10 para pembicara dan peserta satu persatu hadir. Lokakarya dimulai tepat jam 11 siang, dibuka oleh Dien Tirto Buwono dari Fimela]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/12/BloggerWorkshop_1.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1562" title="BloggerWorkshop_1" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/12/BloggerWorkshop_1.jpg" alt="" width="512" height="341" /></a></p>
<p>Setelah melewati tahap seleksi, fashion blogger terpilih diundang untuk menghadiri blogger workshop dengan Kristin Knox, fashion blogger UK terdepan saat ini, bersama dengan media undangan pada hari Kamis 8 November 2012 lalu.</p>
<p><span id="more-1536"></span></p>
<p>Pukul 10 para pembicara dan peserta satu persatu hadir. Lokakarya dimulai tepat jam 11 siang, dibuka oleh Dien Tirto Buwono dari Fimela Network dan Diana Rikasari yang pertama memberikan presentasi, menceritakan awal mula menggeluti blog. Ternyata, pada awalnya blog Hot and Chocolate Mint hanya sebagai hobi dan kesenangan pribadi saja. Diana memiliki minat yang sangat tinggi dalam fashion, walaupun tidak terlibat langsung dalam dunia fashion, tapi semuanya dituangkan dalam blog nya.</p>
<p>Diana, yang juga pemenang International Young Creative Entrepreneur Award (IYCE) 2012 kategori screen &amp; interactive, menceritakan pengalamannya ke London ketika menghadiri acara Young Creative Entrepreneur Awards bulan Oktober lalu.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/12/BloggerWorkshop_2.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1558" title="BloggerWorkshop_2" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/12/BloggerWorkshop_2.jpg" alt="" width="512" height="341" /></a></p>
<p>Konsistensi Diana lah yang akhirnya menarik perhatian media dan para pembaca nya, yang kemudian pula menarik merk – merk fashion untuk bekerjasama dengan Diana Rikasari. Tapi Diana pun memiliki ide untuk mendatangi brand tertentu dan memperkenalkan blog nya yang bisa digunakan sebagai salah satu cara untuk berpromosi.</p>
<p>“But I don&#8217;t like my blog to be all sponsored, whatever product you reviewed, not only related to you but also to your reader.” ujar Diana Rikasari dalam tips memaksimalkan blog.</p>
<p>Dilanjutkan oleh Kristin Knox, ia menceritakan awal mula terbentuknya www.theclotheswhisperer.co.uk, dimulai dari mendesain layout, memilih konten dan fokus terhadap hal yang ingin ditonjolkan dalam blog nya, yaitu fashion, travel, dan seni. Kristin pun menerangkan isi dari blog nya yang disusun sedemikian rupa sehingga bisa menarik pembaca, media, serta merk ternama.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/12/BloggerWorkshop_3.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1559" title="BloggerWorkshop_3" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/12/BloggerWorkshop_3.jpg" alt="" width="426" height="319" /></a></p>
<p>Seperti misalnya section The Day We Wore, yang merupakan personal style diary Kristin, sebagai bagian branding dan personalisasi blog nya. Kristin sangat aktif membangun hubungan baik dengan merk – merk fashion, mulai dari mewawancarai fashion desainer yang baru muncul, meliput event fashion, dan melakukan styling dan pemotretan.</p>
<p>Kristin pun berbagi cerita mengenai proyek style whispering nya, dimana ia mendatangi toko atau merk tertentu, melakukan pemotretan di dalam toko, memadu padankan baju dan aksesories dari merk tersebut, sehingga hasil akhirnya adalah tampilan mix and match from head to toe, tanpa ada merk lain di dalamnya. Low budget dan efisien, menurut Kristin.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/12/BloggerWorkshop_4.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1560" title="BloggerWorkshop_4" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/12/BloggerWorkshop_4.jpg" alt="" width="512" height="341" /></a></p>
<p>Dalam hal mendapatkan uang dari blog, berdasarkan pengalamannya, Kristin pernah bekerjasama dengan agency advertising dimana mereka bisa memasang web banner di blognya, sponsored content dimana ia menulis atau mereview produk tertentu, serta blog nya pun dirancang untuk bisa memfasilitasi utk menyediakan direct link dimana customer bisa membeli produk fashion tertentu. Hal lain yang bisa dikembangkan adalah menjadi fotografer event, penata gaya, guest tweeting/blogging, dan masih banyak lagi.</p>
<p>Hal yang paling penting dalam membangun brand adalah setiap blog harus memiliki USP atau unique selling point. Pilih salah satu fokus dan tuangkan dalam bentuk yang berbeda.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/12/BloggerWorkshop_5.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1561" title="BloggerWorkshop_5" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/12/BloggerWorkshop_5.jpg" alt="" width="512" height="341" /></a></p>
<p>“What makes a fashion writing good is putting it in a slightly bigger context of who will be wearing it,” tambah Kristin.</p>
<p>Michelle Koesnadi, penulis blog Glister and Blister, melanjutkan sesi terakhir, yang berisi mengenai blogging sebagai business di Indonesia.</p>
<p>“In Indonesia, blogging is not considered as a proper job, it is considered as free advertising with no cash compensation, most elders still believe that traditional desk job is the best.” ujar Michelle.</p>
<p>Michelle merasa beruntung memiliki keluarga yang mendukung hobby dan passion nya tersebut, dimana sekarang Michelle menunjukkan bahwa profesi pilihannya tersebut mampu menghasilkan uang.</p>
<p>Selain menulis blog, Michelle pun aktif sebagai fashion photographer dan penata gaya. Sudah banyak merk yang mempercayakan tangan dingin Michelle dalam menata gaya untuk mempercantik lookbook dan website mereka. Michelle juga memberikan contoh sesama blogger lainnya yang aktif dalam social media yang memang sangat besar di Indonesia saat ini.</p>
<p>Setelah menyimak pengalaman dari ketiga fashion blogger tersebut, dilanjutkan dengan sesi diskusi dengan para peserta. Terlihat antusiasme yang sangat tinggi dari banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta.</p>
<p>“Blogging is not only about branding but also about having interactions and engagement with your reader. To stay relevant, to stay engaged with your reader is key.” ujar Dien Tirto Buwono menutup lokakarya sesi pertama siang itu.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/11/8202977688_1246ffdd00_z.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1550" title="8202977688_1246ffdd00_z" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/11/8202977688_1246ffdd00_z.jpg" alt="" width="576" height="383" /></a></p>
<p>Selesai makan siang, sebagai bagian dari lokakarya, semua peserta menghadiri fashion show yang menampilkan rangkaian baju muslim rancangan Irna Mutiara, Itang Yunasz, Monika Jufry, dan Ronald V. Gaghana. Kemudian lokakarya dilanjutkan dimana kali ini Kristin berbagi pengalaman serta tips dan trik dalam menuangkan event fashion show ke dalam blog. Para peserta pun diminta untuk memberikan review singkat atas fashion show yang baru disaksikan.</p>
<p>Loka karya ini berlangsung santai dan akrab, semua peserta saling berbaur dan berbagi masing – masing pengalamannya. Terlihat seperti girl talk session karena sebagian besar pesertanya adalah perempuan, sambil tak lupa diselingi foto – foto bersama, yang kemudian di share dalam media sosial masing – masing.</p>
<p>“Blogging is for fun. No fun no point. Keep calm &amp; blog on!” pesan Kristin Knox.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://news.britishcouncil.or.id/2012/11/keep-calm-and-blog-on/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>UK Fashion Now – Jakarta Fashion Week 2013</title>
		<link>http://news.britishcouncil.or.id/2012/11/uk-fashion-now-jakarta-fashion-week-2013/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=uk-fashion-now-jakarta-fashion-week-2013</link>
		<comments>http://news.britishcouncil.or.id/2012/11/uk-fashion-now-jakarta-fashion-week-2013/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 Nov 2012 03:52:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[News & Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Arts & Creative Economy]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta Fashion Week]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://news.britishcouncil.or.id/?p=1534</guid>
		<description><![CDATA[Dari tanggal 3 – 12 November lalu, Plaza Senayan dipenuhi oleh para fashionista yang menghadiri perhelatan fashion akbar tahunan, Jakarta Fashion Week 2013. Walau sempat ada insiden di fashion tent, namun tidak menyurutkan semangat dan kemeriahan Jakarta Fashion Week. UK Fashion Now corner yang terletak di antara butik Louis Vuitton dan Michael Kors ini menghadirkan]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/11/8201845507_e364d6880e_z.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1539" title="8201845507_e364d6880e_z" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/11/8201845507_e364d6880e_z.jpg" alt="" width="576" height="383" /></a></p>
<p>Dari tanggal 3 – 12 November lalu, Plaza Senayan dipenuhi oleh para fashionista yang menghadiri perhelatan fashion akbar tahunan, Jakarta Fashion Week 2013. Walau sempat ada insiden di fashion tent, namun tidak menyurutkan semangat dan kemeriahan Jakarta Fashion Week.</p>
<p>UK Fashion Now corner yang terletak di antara butik Louis Vuitton dan Michael Kors ini menghadirkan pengalaman yang berbeda dengan adanya Mural Exhibition of The Duchess of Cambridge, Defining Generations Photo Exhibition yang menampilkan desain dari 12 desainer Inggris &amp; Indonesia, digital corner dimana pengunjung bisa melihat rangkaian aktivitas yang telah dilakukan oleh British Council, serta The Best of UK Fashion Film Screening, dimana saat ini di UK merupakan hal yang lumrah bagi para desainer untuk membuat film mengenai lini produknya atau menuangkan kreativitasnya dalam bentuk film, selain menggelar fashion show. Dari 8 film yang ditayangkan, film Garet Pugh S/S11 dan H&amp;M Fashion Shower lah yang menjadi favorit pengunjung.</p>
<p><span id="more-1534"></span></p>
<p>Selain itu, masih dalam rangkaian UK Fashion Now, di tanggal 8 November diselenggarakan Fashion blogger workshop bersama Kristin Knox, fashion blogger terdepan dari UK, sebuah lokakarya khusus bagi para fashion blogger Indonesia dan media undangan. Bersama Kristin Knox, turut hadir juga Diana Rikasari dan Michelle Koesnadi, dua fashion blogger Indonesia terdepan saat ini, sebagai guest speaker.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/11/8201844547_30006ea39f_z.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1540" title="8201844547_30006ea39f_z" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/11/8201844547_30006ea39f_z.jpg" alt="" width="576" height="383" /></a></p>
<p>Setelah Diana, Kristin, dan Michelle bergantian memberikan presentasi dan sharing pengalaman blogging dan cara tepat memaksimalkan blog, acara dilanjutkan dengan berdiskusi dengan para peserta. Antusiasme tinggi terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan peserta.</p>
<p>“Blogging is not only about branding but also about having interactions and engagement with your reader. To stay relevant, to stay engaged with your reader is key.” ujar Dien Tirto Buwono dari Fimela Network sebagai moderator, menutup lokakarya sesi pertama siang itu.</p>
<p>Selesai makan siang, sebagai bagian dari lokakarya, semua peserta menghadiri fashion show yang menampilkan rangkaian baju muslim rancangan Irna Mutiara, Itang Yunasz, Monika Jufry, dan Ronald V. Gaghana. Kemudian lokakarya dilanjutkan dimana kali ini Kristin sharing mengenai tips dan trik dalam menuangkan event fashion show ke dalam blog.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/11/8201890435_b09cea5c2a_z.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1543" title="8201890435_b09cea5c2a_z" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/11/8201890435_b09cea5c2a_z.jpg" alt="" width="426" height="640" /></a></p>
<p>Malamnya, diselenggarakan VIP cocktail party, yang merupakan acara soft launching 3 tahun program fesyen British Council, yang akan mencakup pengembangan sektor dan profesional, exhibiting fashion, program publik, riset dalam kultur dan fesyen, dan program pembangunan komunitas. Dihadiri oleh ibu Svida Alisjahbana, Ketua Umum JFW 2013, Ibu Poppy Savitri sebagai perwakilan dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Wendy Malem, direktur CFE, dan Mark Crossey selaku Programme Director British Council Indonesia, serta para undangan lainnya dari para desainer, pemenang dan finalis IYCE terdahulu, dan beberapa peserta blogger workshop.</p>
<p><img class="aligncenter  wp-image-1549" title="8202971934_c7df29eeaf_z" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/11/8202971934_c7df29eeaf_z.jpg" alt="" width="512" height="341" /></p>
<p>Keesokkan harinya merupakan hari yang istimewa bagi 8 desainer yang mengikuti program JFW Fashion Forward, yaitu Bretzel oleh Imelda Kartini, Yosafat, Barli Asmara, Cotton Ink, Dian Pelangi, Albert Yanuar, Jeffry Tan, Major Minor oleh Ari Saputra. Setelah sehari sebelumnya mengisi Buyer&#8217;s Room yang diselenggarakan pertama kali di Jakarta Fashion Week, dimana semua kreasinya dilihat oleh buyer retail regional maupun mancanegara, kedelapan desainer tersebut berkesempatan untuk memperagakan karya nya di runway stage Jakarta Fashion Week.</p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;"><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/11/8203001632_525ba4e3e6_z.jpg"><img title="8203001632_525ba4e3e6_z" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/11/8203001632_525ba4e3e6_z.jpg" alt="" width="576" height="383" /></a></p>
<p style="text-align: center;">
<p>Di akhir fashion show dan pada saat press conference, Ibu Svida Alisjahbana dan Wendy Malem mengumumkan bahwa dari kedelapan desainer terpilih tersebut, yang dinilai paling siap untuk memasuki pasar internasional dari segi desain, branding, dan business plan adalah Major Minor karya Ari Seputra, Sari Seputra, Ambar Pratiwi, dan Inneke Margarethe.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/11/8203001632_525ba4e3e6_z.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1541" title="8201914473_0fe8cddfa3_z" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/11/8201914473_0fe8cddfa3_z.jpg" alt="" width="576" height="383" /></a></p>
<p>Jakarta Fashion Week dan program Fashion Forward batch pertama telah usai, namun perkembangan industri fashion Indonesia akan terus berjalan. Sampai jumpa di Jakarta Fashion Week dan program Fashion Forward berikutnya!</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://news.britishcouncil.or.id/2012/11/uk-fashion-now-jakarta-fashion-week-2013/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Entrepreneur Invasion 2012</title>
		<link>http://news.britishcouncil.or.id/2012/11/entrepreneur-invasion-2012/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=entrepreneur-invasion-2012</link>
		<comments>http://news.britishcouncil.or.id/2012/11/entrepreneur-invasion-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Nov 2012 09:02:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Arts & Creativity]]></category>
		<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[News & Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Arts & Creative Economy]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://news.britishcouncil.or.id/?p=1512</guid>
		<description><![CDATA[]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/11/ENTREPRENEUR-INVASION-191112.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1513" title="ENTREPRENEUR-INVASION-191112" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/11/ENTREPRENEUR-INVASION-191112.jpg" alt="Entrepreneur Invasion 2012" width="600" height="893" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://news.britishcouncil.or.id/2012/11/entrepreneur-invasion-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Video Finalis Community Journalism Competition di CEC Wave 3</title>
		<link>http://news.britishcouncil.or.id/2012/10/video-finalis-community-journalism-competition-di-cec-wave-3/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=video-finalis-community-journalism-competition-di-cec-wave-3</link>
		<comments>http://news.britishcouncil.or.id/2012/10/video-finalis-community-journalism-competition-di-cec-wave-3/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Oct 2012 03:51:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Education & Society]]></category>
		<category><![CDATA[AGF]]></category>
		<category><![CDATA[Arts & Creative Economy]]></category>
		<category><![CDATA[CEC]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://news.britishcouncil.or.id/?p=1331</guid>
		<description><![CDATA[&#160; Selamat kepada para mereka yang terpilih menjadi finalis Community Journalism Competition! Berikut adalah karya-karya mereka: &#160; by Reza Perdana H., Dody Yanrival, Akbar Pramudhita S.&#160; by Rizki Dwi Rahmawan, Hilmy Febrian Nugraha, Febrianti Dwisetyarini.&#160; by Kiamuddin Tappi, Muhammad Yusuf, Uswatun Hasanah&#160; by Cahya Purusatama, Stefan Harmayu Toghas, Ermaya Widyastuti by Indra Cipto Wibawanto, Nanki]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><center><iframe src="http://www.youtube.com/embed/_dy1FQQFmbc" frameborder="0" width="560" height="315"></iframe></center><br />
&nbsp;<br />
Selamat kepada para mereka yang terpilih menjadi <a href="http://news.britishcouncil.or.id/2012/10/inilah-finalis-community-journalism-competition-cec-wave-3/" target="_blank">finalis Community Journalism Competition</a>! Berikut adalah karya-karya mereka:</p>
<p><span id="more-1331"></span><br />
&nbsp;<br />
<center><iframe src="http://www.youtube.com/embed/pCaGNl-2MP4" frameborder="0" width="560" height="315"></iframe></center><br />
<center>by Reza Perdana H., Dody Yanrival, Akbar Pramudhita S.</center>&nbsp;</p>
<p><center><iframe src="http://www.youtube.com/embed/7fbJidaKpmw" frameborder="0" width="560" height="315"></iframe></center><br />
<center>by Rizki Dwi Rahmawan, Hilmy Febrian Nugraha, Febrianti Dwisetyarini.</center>&nbsp;</p>
<p><center><iframe src="http://www.youtube.com/embed/HbSR6i_4F7E" frameborder="0" width="560" height="315"></iframe></center><br />
<center>by Kiamuddin Tappi, Muhammad Yusuf, Uswatun Hasanah</center>&nbsp;</p>
<p><center><iframe src="http://www.youtube.com/embed/r-oDbRPJW7M" frameborder="0" width="560" height="315"></iframe></center><br />
<center>by Cahya Purusatama, Stefan Harmayu Toghas, Ermaya Widyastuti</center></p>
<p><center><iframe src="http://www.youtube.com/embed/7UK_vfLp8r8" frameborder="0" width="560" height="315"></iframe></center><br />
<center>by Indra Cipto Wibawanto, Nanki Nirmanto, Moch. Zakky. NS</center><center></center>&nbsp;</p>
<p><center><iframe src="http://www.youtube.com/embed/noZJ_WduOjk" frameborder="0" width="560" height="315"></iframe></center><br />
<center>by Christy Permatasari, Yoel Fermi Kaban, Fernando Sembiring</center></p>
<p style="text-align: center;">* * *</p>
<p style="text-align: left;">Pada bulan <strong>Febuari 2013</strong>, keenam finalis akan menghasilkan film documenter singkat untuk para pemenang Community Entrepreneurs Challenge. Di antara keenam finalis, siapa yang akan menghasilkan film documenter terbaik?</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://news.britishcouncil.or.id/2012/10/video-finalis-community-journalism-competition-di-cec-wave-3/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Heliosphere, Terbang Tinggi Bersama SIPA</title>
		<link>http://news.britishcouncil.or.id/2012/10/heliosphere-terbang-tinggi-bersama-sipa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=heliosphere-terbang-tinggi-bersama-sipa</link>
		<comments>http://news.britishcouncil.or.id/2012/10/heliosphere-terbang-tinggi-bersama-sipa/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Oct 2012 02:26:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[News & Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Arts & Creative Economy]]></category>
		<category><![CDATA[Heliosphere]]></category>
		<category><![CDATA[SIPA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://news.britishcouncil.or.id/?p=1304</guid>
		<description><![CDATA[Selama beberapa tahun terakhir ini Solo seakan memiliki magnet bagi para pecinta seni dengan hadirnya Solo International Performing Arts (SIPA) Festival. Di tahun 2012 ini, dengan tema &#8216;Save My Solo, Save Our World&#8217;, SIPA Festival diselenggarakan pada tanggal 28 – 30 September 2012. Bertempat di Pamedan Pura Mangkunegaran, acara ini terbuka untuk umum serta tidak]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/10/8052728740_010c04f7d0.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1305" title="8052728740_010c04f7d0" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/10/8052728740_010c04f7d0.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a></p>
<p>Selama beberapa tahun terakhir ini Solo seakan memiliki magnet bagi para pecinta seni dengan hadirnya Solo International Performing Arts (SIPA) Festival. Di tahun 2012 ini, dengan tema &#8216;Save My Solo, Save Our World&#8217;, SIPA Festival diselenggarakan pada tanggal 28 – 30 September 2012.</p>
<p>Bertempat di Pamedan Pura Mangkunegaran, acara ini terbuka untuk umum serta tidak memungut biaya dari pengunjung. Semua bisa hadir dan menikmati seluruh rangkaian acara SIPA festival ini.</p>
<p><span id="more-1304"></span></p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/10/8052721461_3bd22b31b8_z.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1306" title="8052721461_3bd22b31b8_z" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/10/8052721461_3bd22b31b8_z.jpg" alt="" width="512" height="270" /></a></p>
<p>Sesuai dengan nama nya, SIPA Festival menghadirkan tak hanya seniman dalam negeri, tapi juga seniman mancanegara, yaitu dari Jepang, Taiwan, Filipina, dan tentunya Inggris. Kriteria pemilihan pengisi acara berdasarkan kepedulian para seniman tersebut terhadap lingkungan. British Council dengan bangga mempersembahkan The Dream Engine, sebuah perusahaan tarian dari UK, yang menampilkan Heliosphere, pertunjukan tarian kontemporer yang menggabungkan seni dan senam.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/10/8052728318_9de5139a9f.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1307" title="8052728318_9de5139a9f" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/10/8052728318_9de5139a9f.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a></p>
<p>Dipilihnya The Dream Engine untuk menampilkan Heliosphere tidak hanya berdasarkan inovasi dalam penggunaan udara sebagai panggung terbuka, selain itu pula, tampilan tarian dengan bantuan musik, tata cahaya, dan lokasi yang tepat, sehingga mampu menghadirkan sebuah tarian dengan ilusi terbang. Heliosphere tampil memukau ribuan penonton pada akhir pekan tersebut, dengan tiga kali pertunjukan dalam dua hari berturut-turut.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/10/8052631709_38e3ff0917_z.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1308" title="8052631709_38e3ff0917_z" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/10/8052631709_38e3ff0917_z.jpg" alt="" width="512" height="290" /></a></p>
<p>Tak hanya tampil di SIPA Festival 2012, kedatangan The Dream Engine ke Indonesia pun merupakan ajang pertukaran budaya antara seniman Inggris dengan seniman Indonesia. Sehari sebelum SIPA Festival dimulai, pada tanggal 27 September The Dream Engine berkunjung ke Padepokan Seni Bagong Kussudiardja di Jogjakarta.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/10/8052723749_6b66206bc3_z.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1309" title="8052723749_6b66206bc3_z" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/10/8052723749_6b66206bc3_z.jpg" alt="" width="512" height="245" /></a></p>
<p>Kunjungan santai ini diisi dengan saling berbagi mengenai kancah seni tari dan juga tipe penonton dan penikmat seni di masing-masing, beserta pengalaman dan berbagai pertunjukan seni yang selama ini telah dilakukan. Dalam perjalanan menuju ke Jogjakarta, The Dream Engine menyempatkan diri mengunjungi Candi Prambanan untuk mengenal kebudayaan Indonesia lebih dekat.</p>
<p>Solo International Performing Arts 2012 dibuka oleh Wakil Walikota Solo, Bapak Hadi Rudyatmo. Event berskala internasional ini turut dihadiri oleh tamu duta besar dari berbagai negara. Pengunjung pun sudah berdatangan dari sore hari memenuhi Pamedan Mangkunegaran. Setelah acara seremoni pembukaan festival selesai, Heliosphere menampilkan tarian akrobatik nya di udara.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/10/8052495000_c1dae64804.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1310" title="8052495000_c1dae64804" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/10/8052495000_c1dae64804.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a></p>
<p>Selama 15 menit, Heliosphere berhasil mencengang seluruh penonton pada malam itu, dimana untuk pertama kali di Indonesia, pertunjukan tari outdoor di udara semacam ini disuguhkan. Hal ini juga berhasil menarik perhatian media nasional dan local dengan banyaknya sorotan dan liputan media yang didapatkan.</p>
<p>Di hari pertama SIPA Festival ini Heliosphere berkesempatan tampil sebanyak dua kali. Setelah penampilan dari Ully Sigar, Eisa Dance dari Jepang, serta Sudjiwo Tejo, Heliosphere kembali mengudara. Robyn, sang penari Heliosphere, atau bisa disebut sebagai aeralist, dengan lincah menari – nari di atas udara sambil sesekali menyapa penonton.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/10/8052727722_9be1f4aba7.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1311" title="8052727722_9be1f4aba7" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/10/8052727722_9be1f4aba7.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a></p>
<p>Hari kedua diisi dengan sharing session di kampus ISI jurusan seni tari. Tepat jam 12 siang, aula kampus ISI sudah dipenuhi oleh mahasiswa serta berbagai komunitas seni. Steve Edgar, direktur dari The Dream Engine menjelaskan dan memberikan beberapa contoh tarian yang membutuhkan teknik khusus, salah satunya adalah tarian cone. Robyn, sang aeralist, banyak memperoleh pertanyaan dari penonton, antara lain mengenai aspek tarian tradisional dalam pertunjukan sebagai aeralist.</p>
<p>Pukul 19.30, Heliosphere kembali membuka acara dengan lagu khas yang mengiringi setiap pertunjukan. Pada malam terakhir Heliosphere di SIPA Festival tersebut, pertunjukan tersebut tampil selama 20 menit.</p>
<p>Baik bagi penonton yang sudah menonton di hari sebelumnya maupun yang baru menyaksikan mereka di hari tersebut, sama – sama berdecak kagum melihat penampilan dari Heliosphere. Hal ini pun seakan membuka mata semua yang hadir bahwa tidak ada batasan dalam berkarya dan kreatifitas. Sebuah pengalaman yang sangat unik dan menarik yang dapat dikenanang dan dinimati oleh warga Indonesia tanpa batasan umur.</p>
<p style="text-align: center;"><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/10/8052487352_d8e029a3b8_z.jpg"><img class="aligncenter  wp-image-1312" title="8052487352_d8e029a3b8_z" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/10/8052487352_d8e029a3b8_z.jpg" alt="" width="512" height="342" /></a></p>
<p>Dengan melihat secara langsung penampilan para seniman tersebut melalui acara festival Solo International Performing Arts ini pun diharapkan akan mampu menginspirasi dan menciptakan kebudayaan yang lebih kuat baik bagi bangsa Indonesia maupun Inggris.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://news.britishcouncil.or.id/2012/10/heliosphere-terbang-tinggi-bersama-sipa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>International Young Creative Entrepreneur 2012</title>
		<link>http://news.britishcouncil.or.id/2012/07/international-young-creative-entrepreneur-2012/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=international-young-creative-entrepreneur-2012</link>
		<comments>http://news.britishcouncil.or.id/2012/07/international-young-creative-entrepreneur-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 24 Jul 2012 03:50:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[News & Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Arts & Creative Economy]]></category>
		<category><![CDATA[IYCE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://news.britishcouncil.or.id/?p=1162</guid>
		<description><![CDATA[Bertepatan dengan hari pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada tanggal 11 Juli 2012, karantina IYCE dimulai. Ke-19 finalis berkumpul di Morrissey Suites &#38; Serviced Apartment di bilangan Menteng. Jadwal padat sudah menanti dari hari pertama karantina tersebut. Setelah briefing, para finalis mendapatkan pitching skill workshop dari Mekar Entrepreneur Network dibawah Putera Sampoerna Foundation. Inti dari workshop]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/IYCE_2012_0003.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1164" title="IYCE_2012_0003" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/IYCE_2012_0003.jpg" alt="" width="520" height="346" /></a></p>
<p>Bertepatan dengan hari pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada tanggal 11 Juli 2012, karantina IYCE dimulai. Ke-19 finalis berkumpul di Morrissey Suites &amp; Serviced Apartment di bilangan Menteng.</p>
<p>Jadwal padat sudah menanti dari hari pertama karantina tersebut. Setelah briefing, para finalis mendapatkan <em>pitching skill workshop</em> dari Mekar Entrepreneur Network dibawah Putera Sampoerna Foundation.</p>
<p><span id="more-1162"></span></p>
<p>Inti dari workshop hari tersebut adalah pentingnya elevator pitch, dimana dalam waktu 1 menit para finalis harus bisa menerangkan bisnis nya kepada para calon investor atau pihak tertentu dengan 4 poin penting : <em>what do you do, to whom you sell, why people want it &amp; what do you need for investment.</em> Sesi ini dilanjutkan dengan <em>business skill workshop</em> dengan salah satu juri yang sekaligus juga ahli entrepreneur dari Inggris, Steve Taylor di Emax, Kemang<em></em></p>
<p>Hari kedua diawali dengan <em>Power Inspiration Breakfast</em> dengan Yoris Sebastian, pemenang IYCE pertama dalam sektor Musik dan Edward Hutabarat, fesyen desainer ternamaIndonesia. Talkshow yang sangat inspiratif, dimana Edward Hutabarat mendorong para entrepreneur muda ini untuk menggali kreatifitas dari negeri kita tercinta.</p>
<p>“Jangan cari inspirasi dari majalah luar, banyakin travelling di Indonesia. Find the roots. That’s original! ” pesan Edward Hutabarat.</p>
<p>Disini pun Yoris sedikit membocorkan proyek terbarunya yang terinspirasi dari platform 9 ¾ nya Harry Potter, yaitu King’s Cross Project. Seperti apa proyeknya, akan ada cerita tersendiri untuk ini.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/IYCE_2012_0001.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1165" title="IYCE_2012_0001" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/IYCE_2012_0001.jpg" alt="" width="520" height="346" /></a></p>
<p>Hari itu khusus untuk finalis <em>Screen dan Interactive</em> berkesempatan untuk mengunjungi beberapa contoh sukses seperti kantor Multiply.com, Metro TV, dan Bubu.com.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/IYCE520.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1171" title="IYCE520" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/IYCE520.jpg" alt="" width="520" height="346" /></a></p>
<p>Finalis Design &amp; Fashion yang tinggal di hotel mengikuti acara konferensi pers dan dijadwalkan untuk <em>one-on-one mentoring</em> dengan Steve Taylor dan English test untuk mempersiapkan diri mereka untuk penjurian final di hari Sabtu nanti.</p>
<p>Di hari ketiga, giliran finalis <em>Design &amp; Fashion</em> mengunjungi LeBoYe, sebuah firma desain grafis milik Hermawan Tanzil, dan Dia.lo.gue artspace di daerah Kemang.</p>
<p>Dilanjutkan kunjungan ke Aboday Design, sebuah konsultan arsitek dimana salah satu pendirinya, Johansen Samsoedin pemenang IYCE 2009, berperan dalam mendesain Morrissey Suites &amp; Serviced Apartment yang menjadi tempat tinggal para finalis selama karantina berlangsung.</p>
<p>Kemudian para finalis mengunjungi kantor Femina di daerah Rasuna Said dan disambut oleh Diaz Parzada, creative director Jakarta Fashion Week.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/IYCE_2012_0006.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1166" title="IYCE_2012_0006" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/IYCE_2012_0006.jpg" alt="" width="520" height="346" /></a></p>
<p>Malamnya merupakan ajang berkumpul para pecinta teknologi di blitzmegaplex Pacific Placeuntuk acara <em>Innovation Night</em>.</p>
<p>Acara tersebut dihadiri oleh Daniel Tumiwa selaku country manager Multiply.com dan Andy Sjarif, CEO dari SITTI Indonesia.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/IYCE_2012_0005.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1167" title="IYCE_2012_0005" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/IYCE_2012_0005.jpg" alt="" width="520" height="346" /></a></p>
<p>Diskusi menarik ini ditutup oleh Muhammad Lukman, pemenang Interactive IYCE 2009 yang menceritakan bagaimana software matematika bisa menciptakan pola batik untuk Batik Fractal nya.</p>
<p>Ketiga pembicara tersebut mengutarakan tiga sudut pandang inovasi yang berbeda – inovasi diri sendiri, inovasi yang terdorong market, dan inovasi yang didorong oleh <em>passion</em>.</p>
<p>14 Juli 2012, merupakan hari terakhir dari rangkaian karantina sekaligus hari terpenting bagi seluruh finalis IYCE 2012.</p>
<p>Semua finalis menjalani penjurian final dengan juri yang terdiri dari Svida Alisjahbana, CEO Femina Group, Joshua Simanjuntak pemenang IYCE Design 2011 dan pemilik Zylia Studio, Steve Taylor mentor kewirasuhawan dari Inggris.</p>
<p>Sedangkan juri untuk kategori Screen &amp; Interactive adalah Wahyu Aditya pemenang IYCE 2007 yang sekaligus juga pemilik Hellomotion &amp; pendiri Hellofest, Stefan Magdalinski Global CEO Multiply, dan Indra Utoyo CIO dari PT Telkom Indonesia dan juga kepala dari MIKTI</p>
<p>Begitu penjurian selesai, semua bersiap menghadiri Creative Entrepreneur Night, bertempat di Balairung Soesilo Soedarman di Gedung Sapta Pesona, ajang pertemuan keluarga IYCE dan wirausaha lainnya sekaligus pengumuman pemenang IYCE 2012.</p>
<p>Agenda pertama dimulai dengan <em>elevator pitch</em> oleh para finalis. Finalis dibagi menjadi beberapa <em>batch</em>, ada yang bertujuan mencari <em>investor</em>, mencari <em>partner</em>, serta promo bisnisnya. Diselingi dengan presentasi dari Mekar Entrepreneur Network yang menerangkan elevator pitch itu sendiri kepada para pengunjung.</p>
<p>The Banery Band tak ketinggalan untuk menghibur para pengunjung dengan membawakan lagu – lagu milik The Beatles, semakin mengentalkan suasana Inggris Raya ke dalam ruangan.</p>
<p>Rehat sejenak tersebut dimanfaatkan para pengunjung untuk menikmati hidangan, atau melihat <em>digital exhibition</em> yang memaparkan program IYCE, profil finalis serta partner IYCE 2012.</p>
<p>Display produk Nokia Lumia ikut hadir sehingga para pengunjung bisa mencoba produk terbaru keluaran Nokia tersebut.Ada juga yang memanfaatkan waktu dengan berfoto bersama para finalis dan pemenang IYCE terdahulu didepan papan “IYCE Journey 2006 – 2012” untuk memenangkan kontes foto di twitter berhadiah Nokia Lumia.</p>
<p>Setelah presentasi singkat mengenai <em>seed funding project</em> dan <em>sharing</em> dari Yoris Sebastian, Wahyu Aditya, dan Affi Assegaf, akhirnya saat yang paling dinantikan tiba untuk mengumumkan pemenang IYCE 2012.</p>
<p>Ibu Svida Alisjahbana mengumumkan pemenang dari kategori Design &amp; Fashion dilanjutkan oleh Steve Taylor untuk mengumumkan pemenang dari kategori Screen Interactive.</p>
<p>Untuk tahun ini tak hanya satu namun kedua pemenangnya adalah wanita, yaitu <strong>Dewi Tanjung</strong> untuk kategori Design dan Fashion serta <strong>Diana Rikasari</strong> untuk kategori Screen dan Interactive. Duo Srikandi ini  lah yang akhirnya terpilih untuk memajukan wanita di seluruhIndonesia.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/IYCE_2012_0004.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1168" title="IYCE_2012_0004" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/IYCE_2012_0004.jpg" alt="" width="520" height="346" /></a></p>
<p>Kisah ini tak akan berakhir sampai di sini, selanjutnya kita akan mengikuti persiapan dan perjalanan penuh inspirasi dari Diana Rikasari dan Dewi Tanjung ke Inggris sebagai pemenang IYCE 2012!</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://news.britishcouncil.or.id/2012/07/international-young-creative-entrepreneur-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hip Hop 4 Nation: Menyatukan Dunia Lewat Bahasa</title>
		<link>http://news.britishcouncil.or.id/2012/07/hip-hop-4-nation-menyatukan-dunia-lewat-bahasa/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=hip-hop-4-nation-menyatukan-dunia-lewat-bahasa</link>
		<comments>http://news.britishcouncil.or.id/2012/07/hip-hop-4-nation-menyatukan-dunia-lewat-bahasa/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Jul 2012 06:00:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
				<category><![CDATA[Events]]></category>
		<category><![CDATA[News & Updates]]></category>
		<category><![CDATA[Arts & Creative Economy]]></category>
		<category><![CDATA[British Council]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://news.britishcouncil.or.id/?p=1105</guid>
		<description><![CDATA[24 Juni 2012 merupakan hari yang dinantikan oleh para hiphopers Yogyakarta. Akhirnya Akala kembali mengunjungi Yogyakarta untuk memenuhi janjinya tampil bersama dengan Jogja Hip Hop Foundation dalam konser kolaborasi Hip Hop 4 Nation. Jogja Nasional Museum telah disulap sedemikian rupa utk konser kolaborasi malam itu. Tanda masuk yang telah disebar di Geronimo pun telah ludes.]]></description>
				<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/bdg-akala.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1106" title="bdg - akala" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/bdg-akala.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a></p>
<p>24 Juni 2012 merupakan hari yang dinantikan oleh para hiphopers Yogyakarta. Akhirnya Akala kembali mengunjungi Yogyakarta untuk memenuhi janjinya tampil bersama dengan Jogja Hip Hop Foundation dalam konser kolaborasi Hip Hop 4 Nation.</p>
<p>Jogja Nasional Museum telah disulap sedemikian rupa utk konser kolaborasi malam itu. Tanda masuk yang telah disebar di Geronimo pun telah ludes. Persiapan menuju konser telah dilakukan seluruhnya, free drinks dari Coca Cola pun telah siap menanti BC Friends yang datang lebih awal.</p>
<p><span id="more-1105"></span></p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/jogja-tumpengan-2.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1107" title="jogja tumpengan 2" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/jogja-tumpengan-2.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a></p>
<p>Sebelum acara dimulai, Jogja Hip Hop Foundation melakukan seremoni potong tumpeng, sekalian sebagai syukuran atas telah selesainya pembuatan studio baru milik Jogja Hip Hop Foundation. Semoga dengan demikian karya yang dihasilkan Jogja Hip Hop Foundation akan semakin mengharumkan nama bangsa.</p>
<p>Kemudian acara dibuka oleh Sound Boutique, sebuah komunitas pecinta musik elektronik asal Yogyakarta. Terdiri dari Ari Wulu, Monosynth, Berhala, Soac, Lintang, Toni, dan Uma Guma, mereka benar – benar berhasil memanaskan suasana Jogja Nasional Museum.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/jogja-jhf.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1109" title="jogja - jhf" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/jogja-jhf.jpg" alt="" width="500" height="271" /></a></p>
<p>Selanjutnya, giliran Kingslee James Daley a.k.a Akala tampil di atas panggung diiringi oleh Chris the drummer. Mereka membawakan lagu demi lagu dari album It’s Not A Rumour, Freedom Lasso, dan dari album terakhirnya Doublethink.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/jogja-akala.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1110" title="jogja - akala" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/jogja-akala.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a></p>
<p>Kingslee tak bosan – bosan menyapa penonton dan mengajak mereka bernyanyi mengikuti lirik lagu – lagunya. Penuh semangat semuanya bernyanyi dan bergoyang mengikuti hentakan lagu dari Akala &amp; Chris. Tak lupa para seniman graffiti yang sibuk menorehkan karyanya di bagian kiri – kanan panggung selama konser berlangsung turut memeriahkan suasana.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/jogja-grafiti.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1111" title="jogja - grafiti" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/jogja-grafiti.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a></p>
<p>Jagoannya warga Yogyakarta, Jogja Hip Hop Foundation tampil dengan penuh semangat. Semua hafal lirik lagu mereka tentunya dan bergoyang tanpa henti. Pada saat lagu Jogja Istimewa dimainkan, beberapa penonton yang duduk – duduk di pinggir, mendadak sontak berdiri memberikan penghormatan untuk lagu tersebut dan untuk Jogja yang memang istimewa.</p>
<p>Di pentas inilah pertama kalinya lagu kolaborasi Jogja Hip Hop Foundation dan Akala dimainkan, When Culture Rhyming Noise dan tentunya Song of Sabdatama, sebagai lagu penutup. Wajah – wajah puas menghiasi hip hopers Jogja usai menonton konser kolaborasi Hip Hop 4 Nation ini.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/Jogja-chris.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1116" title="Jogja chris" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/Jogja-chris.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a></p>
<p>Perjalanan dilanjutkan ke Bandung untuk menghadiri Konferensi Bahasa International, dimana Akala dan Marzuki dari Jogja Hip Hop Foundation pun dijadwalkan sebagai pembicara. Sempat diadakan konferensi pers yang dihadiri oleh Prof.DR.Ir. Kadarsah Suryadi sebagai Rektor ITB, Mike Banyham dari University Leeds of UK, Duta Besar Inggris untuk Indonesia HE Mark Canning, Marzuki Muhammad dari Jogja Hip Hop Foundation serta Akala.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/bdg-presscon.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1112" title="bdg - presscon" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/bdg-presscon.jpg" alt="" width="500" height="322" /></a></p>
<p>Prof DR Ir. Kadarsah Suryadi menerangkan bahwa tujuan diadakannya Konferensi Bahasa Internasional ini untuk melihat peranan bahasa sebagai penunjang kemajuan bangsa. Karena melalui bahasa lah, kita dapat memperkenalkan bangsa ini ke masyarakat global.</p>
<p>“Boleh berbahasa internasional, tapi jangan lupakan bahasa sendiri,” pesan Prof DR Ir Kadarsah Suryadi.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/bdg-akala-conference.jpg"><img class="aligncenter" title="bdg - akala conference" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/bdg-akala-conference.jpg" alt="" width="500" height="333" /></a></p>
<p>Di konferensi pers ini pun Marjuki dan Akala menerangkan bahwa lagu kolaborasi mereka, Song of Sabdatama, akan terus dibagikan secara gratis. “Because sharing is power,” ujar Marzuki Muhammad, sekaligus juga menutup konferensi pers siang itu.</p>
<p><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/bdg-closing-performance.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-1114" title="bdg - closing performance" src="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/bdg-closing-performance.jpg" alt="" width="500" height="364" /></a><a href="http://news.britishcouncil.or.id/wp-content/uploads/2012/07/bdg-akala-conference.jpg"><br />
</a><br />
BC friends yang ingin terus menyebarkan virus “Sharing is power”, silakan download lagu-lagu kolaborasi ini di <a href=" http://soundcloud.com/BCindonesia"> http://soundcloud.com/BCindonesia. </a></p>
<p>Jangan lupa sebarkan ke teman-teman yang lain ya!</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://news.britishcouncil.or.id/2012/07/hip-hop-4-nation-menyatukan-dunia-lewat-bahasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
