Penandatanganan MoA antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan British Council

British Council bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi menyelenggarakan penandatanganan MoA (Memorandum of Agreement) antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dengan British Council dan Presentasi Hasil Analisis Kebutuhan Pengajaran Bahasa Inggris di Provinsi Kalimantan Barat dalam English Access Assessment Conference yang bertempat di Balai Agung Kencana, Hotel Santika, Pontianak.

Penandatanganan MoA tersebut dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Barat, mewakili pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dan Keith Davies OBE, Direktur British Council, yang juga disaksikan oleh 14 Bupati dan Walikota se-Kalimantan Barat, Universitas Tarumanegara, POLNEP dan pejabat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Maksud dan tujuan MoA tersebut adalah menekankan pengembangan program pengajaran Bahasa Inggris bagi guru Bahasa Inggris di Kalimantan Barat. Pihak British Council juga akan memberikan bantuan berupa laboratorium bahasa yang ditempatkan pada Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, yang nanti akan digunakan dalam rangka peningkatan pembelajaran Bahasa Inggris bagi guru dan staf dinas. Program-program dalam MoA ini akan dilaksanakan dalam 2 (dua) tahun sejak ditandatanganinya MoA sampai 2014. Program peningkatan pengajaran Bahasa Inggris tersebut dilaksanakan dalam 3 tahap:

  1. Tahap 1: Analisa kebutuhan
  2. Tahap 2: Pelatihan bagi guru bahasa Inggris dan pengawas sekolah
  3. Tahap 3: Pelaksanaan pelatihan bagi pejabat Dinas Pendidikan dan kepala sekolah

Coralyn Bradshaw, Program Manager untuk proyek English Access Assessment di Kalimantan Barat akan mempresentasikan hasil analisis berdasarkan observasi dari kunjungan ke 14 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam kunjungan tersebut Coralyn melakukan observasi kelas pengajaran Bahasa Inggris, tanya jawab dengan guru Bahasa Inggris dan murid-murid dari level yang berbeda dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK disertai dengan pemberian angket kepada pejabat Dinas Pendidikan, pengawas sekolah, kepala sekolah, guru Bahasa Inggris, MGMP, dosen universitas, mahasiswa dan murid-murid dari level yang berbeda.

Pemetaan kebutuhan pengajaran Bahasa Inggris merupakan tahap pertama dari tiga tahap yang akan dilaksanakan oleh British Council bekerjasama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat. Tahap ke-dua merupakan pelaksanaan pelatihan bagi guru Bahasa Inggris di mana setiap Kabupaten/Kota mengirimkan perwakilan guru Bahasa Inggris dan pengawas sekolah yang akan mendapatkan pelatihan secara intensif selama dua minggu yang
akan dilaksanakan pelatihan bagi para pejabat Dinas Pendidikan, dosen universitas, dan kepala sekolah.

Dalam acara English Access Assessment Conference tersebut hadir Gubernur Kalimantan Barat Bapak Drs. Cornelis, MH; Bupati/Walikota dan Kepala Dinas Pendidikan se-Provinsi Kalimantan Barat yang juga berkomitmen untuk meningkatkan pengembangan pengajaran Bahasa Inggris di Provinsi Kalimantan Barat.

Presentasi ini memberikan garis besar hasil penelitian tentang penggunaan bahasa Inggris di sekolah negeri, swasta dan sekolah Islam dari tingkat SD, SMP, SMA dan SMK dan juga memberikan kerangka untuk pelatihan yang akan diajukan di masa mendatang bagi para guru, pengawas sekolah, kepala staf, dosen perguruan tinggi dan staf Dinas Pendidikan khususnya di bagian desain kurikulum yang terlibat dalam penggunaan bahasa Inggris di Provinsi Kalimantan Barat.

Keith Davies OBE, Direktur British Council percaya Bahasa Inggris sangat penting bagi keberhasilan Indonesia dalam perekonomian global dan bagi para individunya sendiri. “Bahasa Inggris memberikan akses kepada pengetahuan, keterampilan dan peluang kerja serta meningkatkan pemahaman terhadap kebudayaan lain. Kami juga percaya bahwa bahasa Inggris memungkinkan para individu, masyarakat, dan daerah untuk menciptakan serta memelihara hubungan internasional.”

“Peningkatan mutu pengajaran serta pembelajaran Bahasa Inggris di Kalimantan Barat ini akan menjadi batu loncatan menuju peluang ekonomi, sosial dan budaya yang lebih besar di dalam Provinsi sendiri, dan dengan bangga kami akan mendukung strategi pendidikan dari Dinas Pendidikan yang ambisius, dinamis serta proaktif,” ujarnya.

Dalam kesempatan ini British Council menyampaikan penghargaan dan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Gubernur, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat, Bapak Bupati dan Bapak Walikota dari semua kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Barat atas perhatian dan kerjasama yang baik sehingga terselenggaranya tahap pertama dari program Access English Assessment ini.

  • Alinedijogja

    Bantul kapan yaa???